![]() |
| Man silouette foto: unsplash |
A poet
Admiring people in silence
Pertemuan kita terjadi secara mendadak
Kau hadir disitu tanpa rencana
Kamu juga tak pernah meraih mataku lebih dulu
Namun iris mu lah yang justru menjadi incaranku,
manakala tawa menghampiri.
darahku berdesir, rasanya berdetak lebih cepat
Tidak seperti biasanya.
Sungguh- ini gila
Ini bukan kisah Cinderella dan pangeran.
Namun terasa sebaliknya.
Because she felt first and he-?
Entahlah.
Seperti...
Terbentang pembatas tak berwujud diantara kita
Tembok yang menjulang entah sampai berapa jaraknya
Melibatkan kedua kepercayaan dan iman yang berbeda
Meski memiliki tujuan yang selaras.
Sejenak, dua, tiga, dan seterusnya
Sambil mengepakkan sayapnya, kupu ini bergerak pelan
Mengitari lembah lalu hinggap entah dimana nantinya
Bahwa perasaan dan harapan ini harus dirayakan sambil sembunyi
Mengagumi daksa beserta isinya itu bukanlah senantiasa harus tersampaikan
Mungkin dia sekedar mampir untuk menggelitik lalu pergi tanpa jejak
Mungkinkah aku hanya buta tentang keingintahuan terhadapnya?
Maka, malam ini aku pukul gong kuat kuat
For others, admiring ppl in silence is weirdly things to do. But sometimes it's a hope.
------------------
Sampai sini paham?
Yang senasib boleh ikut pukul gong di bawah ini

Comments